Cara Menyikapi Penolakan Istri Pertama Saat Kamu Ingin Berpoligami

saat-istri-menolak-dipoligami

Kalau kamu memang sudah memantapkan niat untuk berpoligami, tugas pertama mu sudah pasti adalah kamu harus berhasil meyakinkan istri pertamamu untuk menerima keputusanmu menikah lagi.

Karena sebelum kamu bisa memenuhi 4 syarat wajib poligami ini, kamu harus sudah mendapatkan izin dari istri pertamamu dulu.

Perempuan adalah orang paling dirugikan saat kamu memutuskan untuk berpoligami, jadi wajar saja mereka akan melakukan penolakan pada awalnya.

Terlebih kalau kamu tidak bisa memberikan alasan dan penjelasan logis untuknya, saya yakin usahamu meyakinkannya akan sia-sia saja.

Jadi kamu harus bisa meyakinkan dan memberi penjelasan padanya bahwa kamu mampu bersikap adil saat kamu sudah berpoligami nanti. Tidak hanya itu saja, istrimu juga pasti punya pertimbangan dan penilaian sendiri saat dia tidak mengizinkanmu berpoligami.

Jangan sampai hanya karena penolakannya, kamu malah memarahinya dan nekat menikah tanpa izinnya.

Itu tanda pertama kalau kamu tidak akan bisa berpoligami, karena untuk meyakinkan istri pertama saja kamu sudah gagal, apalagi nanti saat kamu sudah punya 2 istri, bagaimana kamu bisa membuat mereka hidup rukun dan damai?

Kamu harus sadari, saat kamu memutuskan untuk berpoligami, kamu harus tahu hukum poligami:

Kamu boleh berpoligami

Kalau memang yakin kamu bisa bersikap adil baik secara batin dan lahir pada kedua istrimu nanti. Saat kamu memang punya kemampuan secara materi maupun mental (kedewasaan sikap) untuk berbuat adil pada kedua istrimu.

Disarankan poligami

Jika memang sudah terlanjur cinta dengan orang yang ingin kamu jadikan istri kedua. Untuk menghidari perselinngkuhan maka kamu bisa mengawini siapapun yang kamu suka, itupun kalau kamu memang kamu bisa berbuat adil. Kalau kamu tidak bisa, satu lebih baik daripada kamu menyakiti banyak pihak.

Kamu dilarang poligami

Saat tidak mampu memenuhi 4 syarat wajib poligami ini, terutama untuk berbuat adil. Indikasi termudahnya saat kamu tidak mampu berbuat adil dalam hal lahir maupun batin.

Mulai dari mencukupi semua kebutuhan hidup, baik itu pakaian, makanan, tempat tinggal maupun cara mu membagi waktu mu untuk kedua istrimu.

Kamu harus memahami ketiga hukum poligami tersebut, sebelum kamu memutuskan dan memantapkan niatmu untuk berpoligami.

Tapi kalau kamu memang sudah merasa mampu secara materi maupun mental dan memantapkan niatmu untuk berpoligami dan istrimu masih belum mengizinkannya, 2 sikap yang harus kamu lakukan adalah:

Pertama:

Coba kamu pahami posisi istri kamu kenapa dia tidak mengizinkan mu berpoligami. Dan pastinya untuk saat ini kamu harus bisa menerima penolakannya dan melakukan introspeksi diri, karena penolakan istrimu bisa jadi karena dia masih berpikir bahwa saat kamu berpoligami nanti kamu tidak akan bisa bebuat adil padanya dan calon istrimu.

Karena apa yang menurutmu adil belum tentu adil menurutnya, jadi kamu harus tetap memahami alasan istri mu tidak mengizinkan mu.

Atau bisa jadi karena istri mu merasa bahwa kamu belum cukup mampu secara finansial untuk menghidupi 2 keluarga, jadi pastikan kamu memang sudah mapan secara finansial agar bisa poligami, jangan memaksakan kehendak mu.

Kamu harus bisa menerima keputusan istri pertama mu yang tidak mengizinkan mu untuk berpoligami karena dia pasti lebih memahamimu dibanding dirimu sendiri, yang bisa jadi hanya menuruti nafsumu saja.

Alasan terakhir juga karena dia memikirkan izin dari keluarganya dan masa depan anak-anaknya.

Kamu harus introspeksi diri dan mencoba menerima alasan istri mu yang tidak mengizinkan mu berpoligami  dan tentunya kamu harus bisa membuktikan pada istrimu bahwa kamu mampu baik secara finansial maupun mental berbuat adil padanya dan anak-anakmu dulu.

Kalau istri sudah melihat kematangan sikap dan keadilan yang kamu berikan untuknya dan anak-anaknya, dia pasti akan mempertimbangkan lagi izin mu. Tapi jangan banyak berharap.

Kedua:

Alasan kedua istri tidak mengizinkan mu bisa jadi karena faktor perasaannya yang tidak bisa membagi cintamu dengan wanita lain, karena kecemburuannya.

Sikap yang harus kamu lakukan sudah pasti adalah meyakinkan dirimu sendiri apakah kamu memang sudah benar-benar siap untuk bisa menjalankan kewajibanmu menghidupi 2 keluarga nantinya dan pastinya kamu harus bisa membuktikan pada istrimu bahwa kamu bisa berpoligami dengan bersikap adil dalam pembagian hak dan kewajiban masing-masing istri mu.

Intinya saat kamu sudah memutuskan untuk berpoligami, kamu harus tetap bisa menjalin komunikasi yang baik dengan istri pertamamu, dengan selalu mendiskusikan apapun rencanamu dengannya dan introspeksi diri.

Apakah kamu sudah memenuhi semua kewajibanmu sebagai suaminya dan memberikan semua hak untuk istri pertamamu ataukah belum.

Tapi bukan berarti kamu saja yang harus introspeksi, untuk para istri juga harus melakukan introspkesi diri apakah mereka juga sudah melakukan semua kewajibannya sebagai seorang istri dengan baik ataukah memang ada yang belum bisa dilakukan, yang menyebabkan suami punya niat untuk berpoligami.

Saran saya adalah diskusikan dan katakan alasanmu untuk berpoligami dengan istri, katakan saja apa sikap istri mu yang membuatmu punya niat untuk berpoligami, agar istrimu juga bisa memperbaiki diri dan dengarkan juga penjelasan dan pembelaan istrimu yang tidak mengizinkanmu berpoligami agar kamu pun bisa intospeksi dan memperbaiki dirimu dan menerima alasan penolakan istrimu.

Yang pasti kamu harus tetap bisa bersikap sabar dan adil pada istrimu, tunjukkan bahwa kamu bisa memenuhi tanggungjawab mu sebagai pemimpin keluarga.

Tetaplah menjadi contoh dan pimpinan yang baik untuk istrimu dan tunjukkan padanya bahwa mengurus satu wanita adalah hal yang mudah untuk mu dan kamu juga mampu mengurus lebih dari satu wanita.

Ada banyak hal lain yang harus kamu tahu tentang hukum, syarat dan solusi-solusi permasalahan poligami lainnya.

Kalau kamu punya pertanyaan dan ingin mendapatkan solusi yang tepat untuk meyakinkan istri pertama mu agar mengizinkan mu berpoligami dan membuat keluarga poligami yang rukun, damai antara kedua istrimu, kamu bisa berkonsultasi disini.

Ingat, kalau satu istri saja kamu tidak mampu untuk membuatnya patuh, apalagi untuk meyakinkannya mengizinkan mu berpoligami?

Kalau satu istri saja tidak harmonis, apalagi kamu ingin menambah satu istri lagi? Jadi pastikan kamu memang sudah punya keluarga yang harmonis dan bisa memimpin istri pertamamu dengan baik sebelum mengutarakan niatmu untuk berpoligami. 

Kamu bisa konsultasikan permasalahan dan pertanyaan mu disini.

download audiobook ilmu pemikat wanita