Inilah Hak Istri Saat Dipoligami Yang Harus Mampu Kamu Penuhi

hak-istri-saat-dipoligami

Poligami selalu menjadi perdebatan yang tidak akan pernah ada habisnya dibicarakan. Karena banyaknya pro dan kontra kenapa poligami dilegalkan oleh negara dan agama.

Untuk hampir semua wanita, poligami selalu menjadi hal yang menakutkan karena mereka harus membagi cinta dan waktu suami dengan wanita lain.

Dan untuk suami yang memang punya niat untuk poligami harus bisa bersikap adil untuk kedua istrinya nanti.

Adil di sini berarti sama. Seorang suami harus bisa membagi hak yang sama pada kedua istrinya. Istri harus mendapatkan bagian yang sama rata dari suami. Entah itu dari segi fisik maupun psikisnya.

Adil dari segi fisik misalnya saja dalam bentuk materi (tempat tinggal dan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari).

Seorang suami harus bisa bersikap adil dalam membagi materi yang dia dapatkan pada kedua istrinya. Keduanya harus mendapatkan hak yang sama. Walaupun mungkin istri pertama lebih kaya dibanding istri kedua, tetap saja, istri pertama harus mendapatkan hak yang sama dengan istri kedua.

Adil dari segi psikis misalnya saja dalam pembagian waktu menginap suami di istri pertama dan keduanya.

Jadi, kesimpulannya adil berarti memberikan sesuatu pada istri sesuai dengan haknya.

Saya akan berikan beberapa hak istri yang harus kamu penuhi sebelum kamu memutuskan untuk berpoligami agar kamu bisa berpikir ulang apakah poligami memang solusi satu-satunya yang harus kamu lakukan.

Kalau kamu memang merasa tidak sanggup memenuhi beberapa hak istri ini, lebih baik pikirkan lagi niatmu untuk berpoligami.

1. Hak Untuk Memiliki Rumah Sendiri

Kamu harus memberikan hak rumah masing-masing untuk kedua istrimu. Kamu tidak boleh mengumpulkan kedua istrimu dalam satu rumah untuk mencegah timbulnya kecemburuan dan perasaan iri saat kamu bermesraan dengan istri yang lainnya.

Jadi kalau kamu memang punya niat untuk poligami, pastikan kamu bisa memberikan hak milik rumah pada kedua istrimu. Kamu harus bisa memberikan dua rumah untuk dua istrimu. 

2. Hak Mendapat Waktu Yang Sama Dari Suami

Kamu harus bisa membagi waktu menginap yang sama pada kedua istri mu. Saat kamu menginap di tempat istri pertama, kamu tidak boleh pergi ke tempat istri keduamu, begitu juga sebaliknya.

Kecuali ada alasan tertentu yang mengharuskan mu untuk pergi ke tempat istri lainnya (misal istri/anakmu sakit) tapi dengan syarat kamu harus mengganti waktu untuk istri yang kamu tinggalkan dilain waktu.

3. Hak Mendapatkan Materi (Nafkah) Yang Sama Dari Suami

Berikan materi (nafkah) yang sama pada kedua istrimu. Penuhi kebutuhan sandang dan pangan mereka dengan adil.

Selain mereka harus punya rumah sendiri-sendiri, kamu juga harus bisa memenuhi kebutuhan mereka dalam memperoleh makanan, pakaian dan pendidikan yang sama.

Itulah ke-3 hak yang harus bisa kamu penuhi kalau kamu sudah memutuskan untuk berpoligami. Sekarang coba tanyakan pada dirimu sendiri apakah kamu yakin kalau kamu bisa memenuhi ke-3 hak istrimu itu nantinya?

Karena kalau kamu masih ingat dengan 4 syarat wajib poligami ini, kamu harusnya tahu bahwa saat kamu memutuskan untuk berpoligami, kamu harus bisa bersikap adil. Dan adil itu berarti memberikan hak yang sama pada kedua istrimu.

Selain itu kamu juga harus bisa membagi peran pada kedua istrimu. Apa hak dan kewajiban istri-istrimu padamu, kamu harus bisa membimbing mereka dari segi ekonomi maupun pendidikan karakternya.

Kamu harus bisa mengarahkan keduanya menjadi seorang istri penurut yang mau mendengarkan dan melakukan apa yang kamu ajarkan demi kebaikan mereka.

Demi kebaikan 2 keluarga juga, kamu harus bisa mendamaikan dan membuat rukun kedua istrimu. Salah satu caranya adalah kamu harus bisa menjadi pria pemimpin yang tegas. 

Kamu harus bekali dan melatih dirimu agar punya mental seorang pria dewasa yang bisa mendidik kedua istrinya untuk kebahagiaan keluarga poligamimu.

Kebanyakan pria yang melakukan poligami gagal dalam mendamaikan dan membuat rukun kedua istrinya karena kurangnya kemampuan memimpin mereka, mereka kurang ilmu untuk mengarahkan dan mendidik kedua istrinya agar bisa menjadi penurut.

Mereka tidak cukup punya wibawa seorang pemimpin yang membuat istrinya secara sukarela mematuhi apa yang diperintahnya. Itu dikarenakan mereka tidak memenuhi 7 persiapan ini sebelum memutuskan untuk berpoligami.

Kamu harus pastikan dirimu untuk bisa memimpin dan mendidik istri pertamamu sebelum kamu punya niat untuk berpoligami.

Logikanya kalau mendidik dan memimpin satu istri saja kamu sudah kewalahan, mana mungkin kamu bisa mendidik dan memimpin 2 istri?

Poligami juga tentang tanggungjawabmu membahagiakan dan memenuhi kebutuhan 2 keluarga. Jadi kalau kamu merasa memang belum cukup mampu untuk melakukannya jangan memaksakan kehendakmu dan menuruti nafsumu saja.

Latih dan biasakan dirimu dulu menjadi pemimpin dan pendidik yang baik untuk istri pertamamu, baru kamu memantapkan niatmu untuk berpoligami.

Bekali dirimu dengan banyak ilmu dan tambah wawasan dan pengalaman bagaimana cara mendidik dan memimpin istri agar bisa menjadi sesuai apa yang kamu mau.

Kamu bisa melatih dan membiasakan dirimu menjadi seorang pemimpin keluarga yang penuh wibawa dan kharisma dengan mengikuti Pelatihan Membangun Keluarga Poligami Bahagia.

Pelatihan privat ini akan banyak membantu mu untuk menambah wawasan dan pengalaman mu untuk memimpin dan mendidik istri-istrimu. Kamu bisa konsultasikan permasalahan dan pertanyaan mu dengan kami di sini.

download audiobook ilmu pemikat wanita