3 Fakta Menarik Di Balik Pria Pemilih

PRIA-PEMILIH

Terkhusus untuk pria-pria lajang yang merasa menjadi seorang pemilih. Kamu yakin dengan predikat yang kamu berikan pada dirimu sendiri? Coba cek ulang disini!

Coba jawab pertanyaan saya ini “Apa buktinya Kamu Pria Pemilih?”

Buktinya kamu sekarang sendiri, buktinya kamu terlalu lama terjebak dalam pola pikirmu sendiri yang merasa bahwa kamu pemilih.

Memilih itu ketika kamu memang punya pilihan, tapi kenyataannya apa? Kamu menyebut dirimu pemilih saat dirimu tidak punya pilihan? Kamu hanya sedang menyelamatkan dirimu dari label “tidak laku”

Pria pemilih, mereka itu tidak ada. Yang ada hanyalah self defense untuk melindungi harga diri mereka.

Pertama untuk melindungi harga diri mereka karena terlalu lama sendiri alias tidak laku,

Kedua melindungi harga diri mereka karena terlalu takut penolakan, terlalu takut mendekati wanita, dan tidak tahu caranya mendekati wanita, tidak pernah berani mendekati wanita,

Ketiga melindungi harga diri mereka seolah-olah mereka mempunyai standart yang sangat ketat dan tinggi sehingga mereka menjadi sangat selektif. Padahal tidak ada satupun yang datang menghampiri dan hampir putus asa menunggu wanita mau mendekatinya.

“Pria Pemilih” yang sebenarnya hanyalah tameng untuk melindungi harga dirimu.

Hentikan fantasimu sebagai pria pemilih itu jika kamu ingin berubah menjadi pria sejati. Pria Sejati yang memang mempunyai banyak pilihan dan bisa menciptakan peluang untuk memilih.

Mari kita mengibaratkan ada 3 cowok yang sama-sama pergi ke toko sepatu olahraga.

Cowok 1 melihat-lihat sepatu yang ada di toko dan menuju ke salah satu branded sepatu terkenal yang sudah diincar. Dia pulang dengan membeli sepatu itu.

Cowok 2 mencari-cari sepatu olahraga tanpa membuat rencana ingin membeli branded apa, tapi sudah punya tujuan ingin mencari sepatu olahraga untuk voli pantai, dia menanyakan pada shopkeeper-nya, dan dia juga pulang dengan membeli sepatu voli

Cowok 3 mencari-cari sepatu dari berbagai macam jenis olahraga dan branded, sampai menanyakan pada shopkeeper berbagai sepatu sport dengan harga yang bermacam-macam, tapi pulang tanpa membawa apapun. Dan di saat ditanya temannya “kok gak jadi beli sepatu” dia menjawab “Iya, gak ada yang sesuai sama selera gue”

Nah dari ketiga pria tersebut, kita bisa memberikan predikat pemilih pada cowok 1 dan 2, karena mereka sudah punya pilihan dan tujuan jelas tentang sesuatu yang mereka inginkan.

Mereka mempunyai kemampuan untuk membeli, sedangkan cowok 3 hanya berusaha menutup-nutupi dirinya sebagai pemilih karena dia tidak punya tujuan yang jelas dan kemungkinan dia tidak mempunyai uang untuk membeli.

Sama halnya dengan Predikat Pria Pemilih tadi. Kamu bisa menyebut dirimu sebagai Pria Pemilih sebenarnya itu ketika kamu memang sudah punya tujuan jelas apa yang benar-benar kamu inginkan, ketika kamu memang mempunyai banyak pilihan menuju tujuanmu itu, dan ketika kamu bisa menciptakan pilihan tersebut.

Bukan ketika kamu berlagak mampu memilih sesuatu di saat kenyataannya kamu tidak punya pilihan.

Dan parahnya lagi fantasi bodohmu tentang pria pemilih itu akan sering kamu jadikan alasan ketika kamu tidak bisa mendapatkan wanita yang kamu incar. Kamu berusaha melindungi dirimu dengan berkata “Ah santai saja, dia bukan tipe gue, ada yang lebih kece dari dia”. Haduh, Kronis ni fantasi Pria Pemilih mu. Parah.

Kamu hanya akan terus menipu dirimu untuk menyelamatkanmu dari rasa malu, malu mengakui bahwa kamu tidak bisa mendapatkan wanita yang kamu incar, malu mengakui bahwa kamu gagal mendekatinya.

Atau kamu terus nyaman berada dalam fantasi pria pemilih karena kamu takut dengan status jomblo yang tak kunjung berubah, karena kamu tidak memiliki keberanian mendekati wanita yang kamu inginkan dan selalu berakhir dengan penolakan?

Fantasi Pria Pemilih hanya akan menolakmu untuk melakukan perubahan demi kebaikanmu, mencegah untuk melihat kekurangan dan kelemahan dalam dirimu dan mengakuinya.

Fantasi tersebut membuat kamu berpikir seolah-olah kamu mempunyai banyak pilihan,

Fantasi tersebut menghambat perbaikan dirimu, menolak memperbaiki kesalahan-kesalahanmu dan saat kamu menyadari dan ingin memperbaikinya semuanya sudah terlambat.

Guys, semangatlah, belum terlambat berubah sekarang, mulai detik ini juga. Jujurlah pada dirimu, jangan malu mengakui kesalahan dan kelemahanmu selama ini, jangan menghambat perubahan kebaikan dalam dirimu dengan terus berlindung dalam Fantasi “Pria Pemilih.

Keluar dari fantasimu sebagai pria pemilih dan jadikan dirimu pria pemilih yang sebenarnya dengan bisa menciptakan pilihanmu sendiri dan menentukan pilihan tepat dan terbaik untuk dirimu bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

 

download audiobook ilmu pemikat wanita