Lebih Baik Bertahan Dengan Status Jomblomu Kalau Kamu Masih Punya 7 Kebiasaan Ini

Terkadang hanya karena pengaruh lingkungan dan usia, kamu memutuskan untuk segera mencari pasangan agar tidak lagi lelah menjawab pertanyaan “kapan nikah” “mana calonnya” dan pertanyaan sejenis lainnya.

Tapi jika itu adalah alasanmu untuk mengakhiri masa jomblomu, bisa jadi kamu mencari pasangan hanya untuk kamu jadikan pelarian dari rasa kesepianmu atau dari tuntutan lingkungan agar kamu segera punya pasangan.

Kamu belum benar-benar siap memiliki pasangan, tapi kamu memaksakan dirimu untuk menjalani hubungan karena kamu merasa kamupun bisa seperti mereka yang sudah punya pasangan.

Kamu juga was-was dengan usiamu yang seharusnya sudah punya pasangan tapi masih saja melajang. Kalau itu yang menjadi alasan untuk mencari pasangan, lebih baik urungkan niatmu untuk punya pasangan dan bertahan saja dengan status jomblomu. Kalau persiapkan dan pantaskan dirimu saja dulu untuk menjadi jomblo yang berkualitas.

Nantinya justru saat kamu memang sudah siap dan pantas, tanpa kamu mencari pasanganpun justru mereka yang akan mencarimu dengan kualitas yang kamu miliki. Karena pasanganmu nanti adalah cerminan dirimu, jadi kalau kamu ingin mendapatkan pasangan yang berkualitas, pastikan kamu juga sudah menjadikan dirimu orang yang berkualitas juga.

Setidaknya kalau kamu masih punya 7 kebiasaan ini, bertahan dengan status jomblomu lebih baik daripada memaksakan diri mencari pasangan disaat kamu belum benar-benar siap dan pantas untuk menjalani hubungan:

1. Kamu masih egois, selalu ingin menang sendiri dan tidak berani mengakui kesalahan

Menjalani hubungan berarti kamu harus punya kemampuan untuk bekerjasama dan toleransi untuk menyelesaikan setiap permasalahan dalam hubungan.

Tapi kalau kamu masih egois, selalu ingin menang sendiri dan tidak berani mengakui kesalahan, maka hubungan yang kamu jalani nantinya tidak akan bertahan lama karena keegoisanmu akan menyakiti pasanganmu untuk selalu mengalah.

Latih dan biasakan dirimu untuk berani mengakui kesalahanmu dan tidak egois dengan merasa paling benar sendiri. Belajarlah untuk mengesampingkan ego kamu sebelum kamu punya pasangan agar nantinya kamu bisa mempertahankan hubungan karena kemampuan kerjasamamu dengan pasangan.

2. Alasanmu mencari pasangan hanya karena kamu takut sendirian dan kesepian

Kalau kamu buru-buru mencari pasangan hanya karena kamu takut sendirian dan kesepian lebih baik kamu tunda niatmu untuk mencari pasangan. Karena kalau kamu sendiri tidak bisa meengatasi kesepian yang kamu rasakan, punya pasangan tidak akan menjamin kamu tidak lagi merasa kesepian dan sendiri nantinya.

Karena saat kamu tidak bisa mengatasi kesepian yang kamu rasakan nantinya kamu akan menuntut pasanganmu untuk selalu menemani dan selalu ada untukmu.

Kamu akan bergantung pada pasangan untuk mengatasi kesepian yang kamu rasakan. Itu semua karena kamu tidak bisa membahagiakan dirimu sendiri.

Kamu sendiri saja tidak bisa membahagiakan dirimu sendiri, bagaimana mungkin pasangan juga bisa membahagiakan dirimu? Kalau kamu sendiri tidak tahu caranya membahagiakan dirimu sendiri apalagi pasangan.

Coba cari tahu cara untuk membahagiakan dirimu sendiri dan menikmati “me time” mu agar kamu tidak akan menggantungkan kebahagiaanmu pada pasangan nantinya dan memaksa pasangan untuk mengatasi kesepian yang kamu rasakan.

 3. Masih belum bisa move on dari mantan

Saat kamu belum bisa move on dari mantan, kamu akan terus membanding-bandingkan mantan dengan pasangan dan sikapmu itulah yang akan menyakiti pasanganmu. Kamu tidak akan pernah puas dan bahagia dengan semua yang pasanganmu lakukan untukmu.

Selain itu bisa jadi kamu mencari pasangan hanya untuk kamu jadikan pelarian untuk melupakan mantan sementara waktu, tapi kenyataannya kamu masih saja belum bisa move on dari pasangan.

Pastikan kamu memang sudah benar-benar bisa melupakan semua kenangan tentang pasangan dan tidak lagi mencari pasangan seperti mantan atau bahkan membandingkan gebetanmu sekarang dengan mantanmu.

4. Tidak bisa membedakan mana yang harus kamu prioritaskan dan mana yang bukan prioritasmu, bahkan kamu mengabaikan apa yang seharusnya menjadi prioritas

Kamu masih tidak bisa membedakan mana yang harus kamu prioritaskan dan mana yang bukan prioritas saat jomblo akan mempengaruhi nanti saat kamu punya pasangan.

Kalau saat jomblo saja kamu tidak punya prioritas, maka nanti saat punya pasangan, kamu akan menjadikan pasanganmu sebagai prioritasmu.

Dan saat kamu sudah menjadikan pasanganmu prioritasmu, kamu akan mengabaikan kebahagiaan dan kehidupanmu sendiri. Bahkan kamu akan merelakan dirimu diperlakukan buruk oleh pasangan hanya karena kamu selalu mementingkan dan mendahulukan pasanganmu melebihi dirimu sendiri.

Jadi belajarlah untuk menjadikan dirimu sendiri adalah prioritas dalam hidupmu agar kamu lebih tahu cara membahagiakan dirimu sendiri. Prioritaskan dirimu sendiri dengan mencapai semua impian dan meningkatkan karir yang kamu jalani sekarang.

 5. Kamu sudah nyaman dengan kesendirianmu karena kamu selalu menemukan cara untuk membahagiakan dirimu sendiri tanpa pasangan ada disampingmu

Kalau sendiri saja kamu sudah nyaman dan bisa membahagiakan dirimu sendiri, kamu tidak perlu buru-buru dan gegabah untuk segera punya pasangan. Nikmati saja kesendirianmu sekarang dengan terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup dan karaktermu.

Kamu sudah tidak lagi merasa terganggu dengan status jomblomu karena kamu selalu punya cara untuk menikmatinya entah dengan berkumpul dan nongkrong dengan teman-temanmu atau dengan melakukan hobimu dan punya agenda dengan komunitasmu.

Kamu punya banyak kegiatan yang menyenangkan dan tidak punya waktu untuk galau dengan status jomblomu.

6. Kamu masih labil, mudah emosian dan sulit memaafkan kesalahan orang lain

Inilah yang harus kamu waspadai saat ingin mencari pasangan. Coba tanyakan pada dirimu sendiri apakah kamu sudah bisa mengendalikan dan mengontrol emosi kamu dan bisa memaafkan kesalahan orang lain.

Karena saat kamu belum bisa mengendalikan emosi kamu, tanpa kamu sadari kamu akan menyakiti pasangan dengan 6 kekerasan emosional ini.

Selain itu, ketidakmampuanmu memaafkan kesalahan orang lain, labil dan emosian membuatmu tidak punya kemampuan untuk mempertahankan hubunganmu.

Kamu tidak punya kemampuan mempertahankan hubunganmu karena saat terjadi konflik dan pertengkaran, kalian pasti akan memutuskan untuk mengakhiri hubungan kalian dengan sifatmu yang tidak bisa mengontrol emosimu.

 7. Kamu belum bisa membagi waktumu

Kalau saat masih sendiri saja kamu sudah kesulitan membagi waktumu, apalagi nanti saat kamu punya pasangan. Kamu pasti akan lebih keteteran untuk membagi waktumu menyelesaikan semua urusan pekerjaan maupun waktumu berkumpul dengan teman-teman dan keluargamu.

Lebih baik kamu belajar dulu untuk membagi waktumu menyelesaikan setiap kesibukanmu dengan baik dulu sebelum memutuskan mencari pasangan.

Karena kalau kamu memaksakan untuk mencari pasangan saat kamu belum bisa membagi waktumu, nantinya pasti ada yang harus kamu korbankan. Entah itu pekerjaan atau pasanganmu.

Misalnya saja sekarang kamu masih sulit membagi waktumu menyelesaikan pekerjaan kantormu sampai-sampai kamu harus lembur untuk bisa menyelesaikannya, kamu bahkan dibuat stress dan kelelahan dengan semua pekerjaan, apalagi nanti saat kamu punya pasangan. Kamu hanya akan menambah bebanmu untuk membagi waktumu.

Itulah 7 kebiasaan yang membuatmu harus menunda dulu untuk mengakhiri masa jomblomu karena percuma saja kamu punya pasangan tapi kenyataannya kamu belum benar-benar siap dan memantaskan diri kamu untuk punya pasangan.

Lebih baik kamu persiapkan dan pantaskan diri kamu dengan memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri kamu agar bisa menjadi pria yang berkualitas. Setelah kamu sudah menjadikan dirimu pria yang berkualitas, kamu pasti akan mendapatkan wanita yang sama kualitasnya dengan dirimu.

Jadikan dirimu pria yang punya karakter yang wanita inginkan (punya nyali, jujur, rasional dan bisa memimpin wanita) dari diri kamu agar kamu tidak perlu susah payah untuk mengejar wanita, justru wanita yang akan berusaha untuk mengejar dan mendapatkanmu.

Fokus saja untuk mencintai dirimu sendiri dengan selalu memberikan kebaikan pada dirimu sendiri.

Kebaikan yang harus selalu kamu berikan pada dirimu sendiri sudah pasti adalah terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri kamu, membahagiakan dan menyayangi diri kamu dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial maupun karirmu.

Setelah kamu bisa fokus untuk mencintai diri kamu sendiri, kamu akan lebih mudah membuat wanita ikut-ikutan mencintaimu juga.

Jadi pergunakan waktumu untuk melatih dan membiasakan diri kamu menjadi pria berkarakter. Menjadi pria yang punya kualitas yang wanita inginkan dari diri kamu. Kualitas pria yang tidak hanya punya kemapanan finansial tapi juga kemapanan emosional.

Kalau kamu sudah menjadikan hidupmu berkualitas dan punya kehidupan sosial yang menyenangkan dan menarik, kamu pasti tidak akan kesulitan untuk mendapatkan pasangan yang punya kualitas yang sama denganmu.

Asal kamu berjanji pada dirimu untuk menjadikan dirimu pria yang berkualitas terlebih dulu pasti kamu juga tidak akan sulit untuk mendapatkan pasangan yang sama kualitasnya dengan dirimu.

Dan itulah kenapa ada kami, kami ada untuk membantumu menjadi pria berkualitas yang wanita inginkan karena kamu bisa mempengaruhi psikologi wanita dengan kepribadian dan kehidupanmu yang menarik.

Kamu membuat wanita tertarik dengan kehidupan dan kepribadianmu yang memang menarik bukannya dengan melakukan pengorbanan dan kebodohan-kebodohan PDKT yang sering membuatmu gagal mendapatkan wanita incaranmu selama ini.

Kami ada untuk membantumu memperbaiki dan memperbarui pola pikirmu yang salah tentang menjalin dan mengelola hubungan, tentang mengerti dan memahami wanita, tentang PDKT dan semua hal tentang psikologi cinta yang harus kamu pelajari agar kamu tidak lagi merasa ditolak dan gagal mendapatkan wanita impianmu, agar kamu tidak lagi merasa sakit hati hanya karena berakhirnya hubunganmu dan agar kamu tidak lagi takut dan minder mendekati wanita cantik dimanapun dan kapanpun.

Kamu bisa jadikan dirimu pria berkualitas bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.